Berita Kampus

Berita Kampus5 Kebiasaan Yang Harus Dihindari Ketika Mencoba Menurunkan Berat Badan

Ketika menurunkan berat badan, orang sering pergi tentang rutinitas mereka tanpa banyak memikirkan kebiasaan sehari-hari mereka. Akibatnya, menurunkan berat badan menjadi tugas yang sulit.

Agen Bola Terpercaya telah menyusun daftar lima kebiasaan yang harus dihindari ketika mencoba menurunkan berat badan, seperti yang disarankan oleh ahli gizi bersertifikat Daryl Gioffre.

1. Berolahraga Tanpa Makan Dengan Sehat

Makan sehat sama pentingnya dengan berolahraga. Inilah artinya hidup dengan gaya hidup yang sehat dan seimbang. Berolahraga memberikan manfaat bagi metabolisme, positif, dan sistem kekebalan tubuh kita. Selain itu, mendorong peningkatan aspek-aspek lain dari rutinitas kita, seperti pola makan kita.

Gioffre menyarankan agar kita menghindari makanan yang mengandung banyak gula dan karbohidrat olahan. Mereka mengandung lemak yang meningkatkan peradangan, kelelahan dan kemalasan.

2. Makan Lebih Dari Enam Kali Sehari

Makan setiap beberapa jam menyebabkan tubuh merangsang pelepasan insulin untuk mengurangi tingkat gula dalam darah. Namun, insulin diketahui menyimpan lemak dan merupakan pemicu utama peradangan kronis.

Peradangan kronis tidak hanya menyebabkan kelelahan, tetapi juga mengurangi kemampuan metabolisme tubuh dan membuat tubuh rentan terhadap penyakit jantung, kanker dan diabetes. Gioffre menyarankan untuk makan tiga kali sehari dengan interval yang cukup di antara setiap makan.

[ Baca Juga : ” Hobi Main Smartphone Sambil Tidur, Tulang Belakang Gadis Ini Bengkok ” ]

3. Berlatih Diet Ketat

Seringkali orang sengaja melewatkan sarapan dan makan siang untuk mengonsumsi banyak kalori selama makan malam. Namun, menurut Gioffre, ini bukan kebiasaan untuk diikuti. Diet yang terlalu ketat setiap hari, pada kenyataannya, memperlambat proses metabolisme tubuh dan membuat berat badan menurun lebih menyulitkan.

Diet seperti yang disebutkan di atas berbeda dari apa yang disebut puasa intermiten, di mana jumlah kalori yang khas diambil setiap hari tetapi hanya untuk waktu yang singkat. Misalnya, setiap hari, seseorang akan berpuasa selama delapan jam. Dalam beberapa jam ini, tubuh menggunakan semua glukosa untuk energi sebelum bertransisi menjadi lemak. Selain itu, tingkat insulin tetap rendah, yang menyebabkan tubuh menggunakan lemak tubuh sebagai bahan bakar.

4. Sepenuhnya Menghindari Lemak

Berlawanan dengan kepercayaan populer, tubuh kita membutuhkan lemak untuk menurunkan berat badan. Lemak memungkinkan orang untuk menahan keinginan untuk makan dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Gioffre merekomendasikan mengonsumsi setidaknya tujuh hingga 10 porsi lemak sehat per hari. Makanan seperti alpukat, almond, dan kacang macadamia adalah contoh sempurna dari lemak yang sehat. Menahan diri dari menggunakan minyak sayur tetapi lebih memilih minyak zaitun, minyak kelapa atau minyak alpukat.

5. Mengkonsumsi produk berlabel “diet”

Jangan tertipu oleh produk yang diberi label sebagai “diet”, “carbo rendah” atau “tanpa lemak.” Produk ini menggantikan gula dengan pemanis buatan yang meningkatkan nafsu makan dan rasa lapar.

Selain itu, gula dan sodium digunakan untuk menambah rasa tetapi membuat produk kurang sehat. Karena itu, selalu pilih makanan yang tidak diolah atau produk dengan pengolahan minimal.