Berita Kampus

Berita Kampus5 Suku Tionghoa yang Tersebar di Indonesia

imlek tinggal menghitung hari, masyarakat Tionghoa mulai mempersiapkan kebutuhan untuk menyambut upacara tahun baru mereka.

Beberapa atraksi dari barongsai dan liong tentunya menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu dalam perayaan imlek.

Sebagaimana diketahui, etnis Tionghoa memang mendiami beberapa wilayah yang ada di Indonesia. Mereka telah berbaur dengan masyarakat pribumi, menikah dan memiliki keturunan. Alhasil anak cucu mereka kerap disebut dengan Tionghoa peranakan.

Sebenarnya masyarakat Tionghoa ini terdiri dari beberapa suku yang memiliki dialek berbeda dan tersebar di wilayah Indonesia. Merangkum dari berbagai sumber, Agen Poker Online akan membahas mengenai 5 suku Tionghoa dan persebarannya di Indonesia. Berikut ulasannya.

1.Hokkian

Suku ini menjadi mayoritas etnis Tionghoa di Indonesia. Mereka merupakan orang-orang yang berasal Provinsi Fujian yang terletak di tenggara China. Mereka datang ke Indonesia dan beberapa negara lain di dunia sebagai perantau.

Sebagai suku Tionghoa yang paling banyak populasinya, masyarakat Hokkian banyak berdiam di beberapa wilayah di Indonesia seperti: Riau, Padang, Jambi, Palembang, Bengkulu, Jawa, Bali, Banjarmasin, Kutai, Ambon, Kendari, Manado dan Makassar.

2.Hakka

Masih mirip dengan Hokkian, Hakka atau biasa disebut suku Khek merupakan masyarakat Tionghoa perantauan dari kawasan pegunungan provinsi Guangdong, Fujian dan Guangxi di Tiongkok.

Mereka memiliki bahasa Hakka yang kuat yang menjadi salah satu dari tujuh bahasa di negara China saat ini. Persebaran suku Hakka terdapat di Aceh, Batam, Palembang, Bangka Belitung, Lampung, Jakarta, Jawa, Pontianak, Banjarmasin, Manado, Makassar, Ambon dan Papua.

[ Baca Juga Berita Kampus : ” Apple Blokir Facebook ” ]

3.Kanton

Berbeda dari dia suku sebelumnya, etnis Tionghoa Kanton berasa dari Guangzhou yang merupakan Ibu Kota Provinsi Guandong. Mereka memiliki bahasa tersendiri yang lebih dikenal sebagai Bahasa Kanton atau Konghu.

Bahasa Konghu sendiri diyakini sebagai salah satu bahasa Han yang tertua dan masih ada hingga saat ini. Persebaran masyarakat Kanton tidak sebanyak seperti Hokkian dan Hakka, mereka bisa ditemui di Medan, Jakarta, Makassar dan Manado.

4.Tiochiu

Masyarakat Tionghoa dengan etnis ini adalah percampuran dari suku Hokkian dengan Kanton. Mereka tinggal di perbatasan Guangdong dan Provinsi Fujian sehingga bahasanya pun mirip dengan suku Hokkian namun dengan dialek Kanton.

Masyarakat Tiochiu cukup banyak di Indonesia dan tersebar di beberapa wilayah seperti: Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Ketapang dan Pontianak.

5.Hainan

Sesuai dengan namanya etnis Tionghoa yang satu ini berasal dari Hanian. Hainan ini adalah salah satu wilayah di China yang terkenal karena pemandangan lautnya yang indah. Dulunya Hainan masih masuk dalam Provinsi Guangdong, namun kini mereka sudah menjadi negara yang berdiri sendiri dengan Ibu Kotanya bernama Haikou. Suku ini tersebar di Batam, Pekanbaru dan Manado