Berita Kampus

Berita Kampus – Apa yang Terjadi Pada Tubuh saat Anda Mabuk Alkohol?

 

Minuman beralkohol seringkali dianggap sebagai salah satu jenis minuman yang dapat memicu timbulnya penyakit berbahaya. Apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan.

Sebuah penelitian terbaru juga mengungkapkan bahwa, kebiasaan mengonsumsi minumam beralkohol di usia lanjut juga telah terbukti tidak baik untuk kesehatan. Hal ini disebabkan oleh sejumlah faktor, termasuk menyangkut sistem pencernaan.

“Seiring bertambahnya usia, dibutuhkan waktu lebih lama bagi tubuh untuk memecah alkohol. Toleransi dalam tubuh juga berkurang. Selain itu, mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat membahayakan sistem kekebalan tubuh Anda dan dapat menyebabkan tumbuhnya beberapa sel kanker,” kata Spesialis kedokteran di Ohio State University Wexner Medical Center, Brad Lander seperti dilansir Situs Judi Bola dari WebMD, Selasa (19/3/2019).

Lebih lanjut Brad mengatakan, kebiasaan minum alkohol seharusnya diubah ketika seseorang sudah memasuki usia lanjut. Namun sayangnya, dalam beberapa kasus para lansia mengonsumsi alkohol untuk menghilangkan kebosanan, kesepian dan kesedihan, dan hal tersebut sangat umum terjadi.

Brad juga menuturkan bahwa risiko menjadi pecandu alkohol lebih besar bagi kaum perempuan daripada pria.

Baca Juga :

Mencicipi Camilan Lokal dalam Sentuhan Modern

Sementara itu, menurut Institut Nasional Penyalahgunaan Alkohol dan Alkoholisme AS, kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol juga dapat menurunkan efektivitas obat-obatan.

“Kebiasaan Ini dapat menurunkan efektivitas beberapa obat, termasuk obat yang dijual bebas seperti aspirin, asetaminofen, obat tidur dan lainnya,” ujar Lande

Penyalahgunaan alkohol juga dapat menyebabkan masalah keseimbangan, waktu reaksi, dan meningkatkan kemungkinan kecelakaan serta jatuh. Selain itu, alkohol dapat memperburuk masalah kesehatan seperti diabetes, tekanan darah tinggi, stroke, osteoporosis dan penyakit hati.

“Minum berlebihan juga dapat meningkatkan kemungkinan demensia, depresi, bunuh diri dan gangguan fungsi seksual. Namun, perbedaan antara minum yang aman, sedang dan berat berbeda untuk setiap orang,” kata Lander.

“Tetapi aturan umum adalah untuk mencermati dan menilai dengan jujur apakah minum menyebabkan masalah kesehatan. Jika itu benar-benar menyebabkan masalah kesehatan atau emosi Anda, itu berarti Anda terlalu banyak mengonsumsinya,” timpalnya.

Sebagai penutup, Brad menganjurkan agar para lansia sebaiknya mengonsumsi tidak lebih dari tujuh gelas minuman beralkohol dalam kurun waktu seminggu, dan jangan mengonsumsi minuman beralkohol lebih dari tiga gelas dalam satu hari. – KAMPUSBET