Berita Kampus

Berita KampusApple Dikabarkan Bakal Rakit Mac Pro di China

 

Apple Inc dikabarkan akan merakit perangkat komputer desktop Mac Pro terbaru di China. Langkah ini dilakukan usai pemerintah Amerika Serikat menerapkan tarif baru untuk menutupi hampir semua impor dari China.

Tindakan Trump dan jajarannya itu pun menekan Apple dan produsen lain untuk membuat produk mereka di Amerika jika mereka ingin menghindari tarif impor.

Dilansir Reuters, pekan lalu perusahaan meminta pemasok utama mereka untuk menilai implikasi biaya impor sebesar 15 persen menjadi 30 persen dari kapasitas produk mereka dari China ke Asia Tenggara.

“Jika benar [tindakan Apple memindahkan produksi Mac Pro ke China], Apple memiliki keyakinan yang luar biasa bahwa Amerika dan China dapat menyelesaikan sengketa perdagangan mereka dalam waktu dekat,” tulis D.A. Davidson Analyst Tom Forte kepada jurnalis Reuters dalam sebuah surel, Minggu (30/6).

 

Baca Juga :

Microsoft: Pentingnya Terapkan Sistem ‘One Time Password’

 

Menurut Kampusbet, permintaan Apple Mac Pro berkurang. Perangkat komputer ini hanya menyumbang kurang dari 10 persen dari total penjualan produk Apple pada 2018.

Padahal pada 2017, Apple menjual sekitar 18 juta produk Mac. Namun, jumlah ini tetap kalah jauh dari iPhone yang berhasil terjual hingga 218 juta unit.

“Seperti semua produk kami, Mac Pro terbaru dirancang dan direkayasa di California serta mencakup sejumlah komponen perangkat dari beberapa negara termasuk Amerika Serikat. Perakitan akhir hanya satu bagian dari proses pembuatan,” kata Juru Bicara Apple.

Keputusan Apple untuk memindahkan perakitan perangkat Mac Pro terbaru itu juga bertepatan dengan berakhirnya subsidi pajak yang didapat perusahaan untuk membuat perangkat komputer desktop yang dijalankan oleh produsen Flex Ltd, Texas, AS.

Raksasa teknologi itu juga telah memanfaatkan kontraktor Quanta Computer Inc untuk memproduksi komputer dan tengah meningkatkan produksi perangkat di sebuah pabrik di dekat kota Shanghai. Kampusbet