Berita Kampus

Berita KampusCortana Dituding Jadi Penyebab Windows 10 ‘Lemot’

 

Microsoft telah merilis pembaruan Windows 10 KB4512941. Namun pembaruan ini memunculkan sejumlah masalah, seperti tingginya penggunaan CPU yang disebabkan oleh fitur asisten digital Cortana.

Seperti dilaporkan situs forum Windows Latest, pengguna mengeluhkan akibat penggunaan CPU yang sangat tinggi maka kinerja komputer atau laptop milik mereka menjadi lambat.

“Cortana secara konsisten menjalankan penggunaan CPU di atas 35 persen dan memori hingga 150MB sehingga menyebabkan kinerja komputer makin melambat,” tulis salah satu pengguna.

Kendati demikian, ada cara yang bisa ditempuh untuk mengembalikan kinerja komputer atau laptop dengan pembaruan Windows 10 agar Cortana tidak ‘menyedot’ memori terlalu banyak yakni mengubah pengaturan Registry Windows.

 

Baca Juga :

Oppo Ungkap Harga Ponsel Seri A Terbarunya

 

Dilansir Kampus Bet, pengguna cukup menekan tombol Windows + R pada keyboard dan ketik ‘regedit’. Lalu buka HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Search. Setelah itu cari BIngSearchEnabled dan ubah nilainya menjadi “1”.

Sebelumnya, Microsoft sempat memperingatkan pengguna bahwa pembaruan Windows 10 yang akan datang dapat menyebabkan sejumlah perangkat Bluetooth kehilangan koneksi.

Hilangnya sejumlah perangkat Bluetooth disebabkan oleh CVE-2019-2102, koneksi Bluetooth low energy yang digunakan untuk mengirimkan koneksi jarak jauh secara acak tanpa pemberitahuan kepada pengguna.

Saat pengguna mengalami masalah saat menghubungkan perangkat Bluetooth setelah memasang pembaruan keamanan Windows 10, Microsoft menyarankan untuk menghubungi produsen perangkat tersebut.

Pembaruan Windows 10 tak hanya berdampak pada terputusnya koneksi Bluetooth. Bug yang terdapat pada pembaruan sistem operasi juga memengaruhi aplikasi pihak pertama yakni Microsoft Edge, Internet Explorer, dan Windows Kernel. Kampus Bet