Berita Kampus

Berita KampusFerrari 250 GT Speciale, Pesanan Khusus Putri Belgia

 

Ferrari 250 dapat dianggap sebagai salah satu mobil tersukses Ferrari di awal berdirinya. Dibuat dari 1952 hingga 1964, berbagai versi dari mobil sport ini dibuat Ferrari. Salah satu Ferarri 250 yang cukup spesial adalah Ferrari 250 GT yang dibuat khusus untuk Putri Lilian dari Belgia.

Putri Lilian adalah istri kedua dari Raja Leopold III yang berkuasa selama 17 tahun dari 1934 hingga 1951. Ia dikenal sebagai salah seorang kolektor mobil sport. Sempat menjadi tahanan Nazi pada masa Perang Dunia ke-II, Raja Leopold III dan Putri Lilian kemudian melanjutkan hobinya mengoleksi mobil sport setelah bebas. Tercatat, keduanya membeli Ferrari 342 America pada 1953 dan Ferrari 375 Plus pada 1955.

Ia juga dikenal sebagai salah satu orang yang membantu Ferrari di masa sulit. Pada 1955, Pirelli yang memasok ban untuk tim balap Ferrari tiba-tiba memutus kontrak di tengah musim. Kebingungan mencari pemasok ban baru, Enzo Ferrari sebagai pemilik menghubungi Putri Lilian yang langsung menghubungi perusahaan ban Belgia Englebert untuk memasok ban bagi Ferrari.

 

Baca Juga :

Saat Lamborghini Miura Jadi Mobil Masa Kini

 

Dikutip oleh Kampusbet Agen Judi Bola, hubungan erat antara keduanya membuat Putri Lilian memesan 250 GT dengan berbagai pesanan spesifikasi khusus. Salah satu perbedaan paling mencolok dari 250 GT ini dengan mobil sejenisnya adalah perakitnya. Jika biasanya 250 GT dirakit oleh Carrozzeria Boano, maka 250 GT untuk Putri Lilian dirakit oleh Pinin Farina.

Perbedaan lain juga terlihat dari bentuk bodi yang berbeda dari 250 GT kebanyakan, mulai dari lampu depan, adanya air scoop di bagian kap mesin untuk menyuplai udara ke mesin 3 liter V12-nya, lubang ventilasi di samping untuk pendinginan rem, hingga bagian samping yang terlihat elegan. Ke depannya, desain mobil ini menginspirasi 250 GT Pinin Farina yang dibuat mulai akhir 1957.

250 GT bernomor rangka 0751 ini sendiri menjadi koleksi pribadi Putri Lilian selama 10 tahun sebelum diberikan sebagai hadiah kepada Dr. Ernst De Bakey yang juga merupakan seorang penggemar Ferrari. Dari sana, mobil ini berpindah-pindah kepemilikan hingga akhirnya pada awal 2018 mobil ini dilelang di rumah lelang RM Sotheby’s dengan estimasi harga sekitar 11-13 juta dolar Amerika (sekitar 155-184 milyar Rupiah.) Kampusbet Agen Judi Bola