Berita Kampus

Berita KampusGoogle Perlahan Bunuh Waze ?

Selama beberapa minggu terakhir, Google telah menambahkan fitur-fitur terbaru untuk layanan Maps. Uniknya, fitur-fitur tersebut telah tersemat sebelumnya di Waze . Hal ini membuat beberapa orang beranggapan bahwa secara perlahan Google akan mematikan Waze.

Kabarnya, Maps juga akan segera dilengkapi dengan fitur yang dapat memungkinkan pengguna melaporkan jika ada kerusakan atau hambatan di jalan.

Dilansir Agen Bola, fitur lainnya yang akan diboyong dari Waze ke Google Maps adalah pemandu arah yang disuarakan oleh tokoh selebriti maupun suara pengguna sendiri. Contohnya seperti suara Dian Sastro saat pergelaran Asian Games 2018 di navigasi Waze. Untuk mengaktifkannya, pengguna dapat mengakses menu settings > voice direction > Waze voice > English US / Bahasa Indonesia Dian Sastrowardoyo. Suara Dian akan tersedia selama gelaran Asian Games 2018.

[ Baca Juga Berita KampusĀ  : ” 2020 Lamborgini Hanya Produksi 8 Ribu ” ]

Sebagai informasi dalam beberapa waktu, Google menghadiri fitur baru ke aplikasi Google Maps , yakni kamera sistem peringatan kecepatan. Tentu saja fitur ini berguna bagi Anda dalam menghindari surat tilang akibat batas kecepatan. Tidak hanya itu, peta digital tersebut bisa dipakai untuk berkirim pesan.

Terbaru adalah Google Maps kini bisa dipakai untuk memprediksi waktu kedatangan . Sayang, beberapa di antaranya masih bersifat uji coba dan belum bisa dipastikan kapan bisa dinikmati oleh seluruh pengguna Google Maps.

Waze sendiri diakuisisi Google pada tahun 2013 dengan 1,1 miliar dolar Amerika Serikat. Namun, melihat Google menambahkan beberapa fitur terbaiknya sedikit demi sedikit ke Google Maps memunculkan berbagai spekulasi. Salah satunya adalah apakah Google berniat untuk secara perlahan membunuh Waze? Sayang, pihak Google sendiri tidak memberikan komentar resmi mengenai hal ini.