Berita Kampus

Berita KampusHampir Kalah dari Dudelange, Cutrone: Ini Jadi Pelajaran untuk Milan

AC Milan hampir dikalahkan oleh Dudelange di hadapan pendukungnya sendiri saat melakoni matchday kelima Grup F Liga Eropa 2018, Jumat (30/11/2018) dini hari WIB. Beruntung tim berjuluk Rossoneri itu mampu membalikkan keadaan ketika babak kedua, hingga pada akhirnya menang dengan skor besar 5-2.

Jika melihat hasil akhir, Milan tampak seperti mampu mengatasi permainan Dudelange dengan baik. Akan tetapi kenyataannya tim asuhan Gennaro Gattuso itu sempat kewalahan menghadapi tim tamu, terutama ketika di babak pertama. Meski awalnya mereka unggul terlebih dahulu, namun dengan cepat Dudelange mampu mencetak dua gol dan langsung memimpin.

[ Baca Juga Berita Kampus : ” Hai Pecinta One Piece, Luffy Lagi di Singapura Nih ” ]

Akan tetapi karena tak ingin dipermalukan di hadapan publik sendiri, serta agar kesempatan Milan untuk lolos ke babak selanjutnya terbuka lebar, tim besutan Gattuso tersebut pun mengamuk dan bisa mencetak empat gol ketika di 30 menit pertandingan ingin berakhir. Melihat hasil tersebut, penyerang Milan, Patrick Cutrone, merasa bahwa laga tersebut tak boleh terulang kembali.

Cutrone merasa bahwa pertandingan melawan Dudelange bisa dijadikan pelajaran yang amat berharga bagi Milan. Pasalnya ia percaya bahwa tim apapun mampu merobek jala gawang tim yang dibelanya jika tak bermain dengan fokus. Karenanya Cutrone berharap di ke depannya Milan tak boleh menganggap remeh lawan meski di atas kertas mereka lebih diunggulkan.

“Kami telah memulai (laga) dengan baik, sangat disayangkan memang dengan kebobolan dua gol (dari Dudelange. Yang terpenting adalah kami meraih tiga pon dan saya pikir kami tak meremehkan tim lawan,” ujar Cutrone, seperti diwartakan Agen Bola Online, Jumat (30/11/2018).

“Kami hanya sedikit terganggu (tidak fokus). Hal itu (laga melawan Dudelange) adalah pelajaran yang dapat kami pelajari. Bahwa siapa pun dapat mencetak gol ke gawang Anda apabila Anda tidak bermain fokus,” tutup pemain berkebangsaan Italia itu.