Prediksi Kampusbet

Berita KampusJangan Alasan untuk Dua Orang, Ibu Hamil Tidak Boleh Makan Berlebihan

Pernah mendengar kata-kata ‘Ibu hamil makannya harus banyak karena untuk dua orang’? Ya, tak jarang orang-orang memiliki pandangan seperti itu padahal kenyataannya keliru. Perempuan yang sedang mengandung harus tetap makan sesuai dengan porsinya dan mengutamakan jenis makanan yang bergizi.

Ibu hamil yang makan porsi berlebih dengan alasan untuk berdua dapat mengalami komplikasi kesehatan serius. Tak hanya pada ibu tetapi juga pada bayi yang dikandungnya. Penelitian yang dilakukan di UCL Great Ormond Street menyatakan seorang perempuan yang makan berlebih saat hamil akan melakukannya hingga 3 tahun.

Akibatnya, 1 dari 20 perempuan hamil yang makan berlebihan secara teratur mengalami kenaikan berat badan. Efek lainnya bayi dari perempuan yang makan berlebih saat hamil berisiko terkena obesitas pada usia 15 tahun. Seperti yang diketahui, obesitas berkaitan erat dengan berbagai penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, atau bahkan jantung.

Prediksi Kampusbet

[ Baca Juga Berita Kampus : “ Mie Instan Membawa Zat Penyebab Kanker ” ]

Salah seorang peneliti, Dr Nadia Micali, mengatakan, “Ini adalah studi pertama yang menyelidiki hubungan hilangnya kontrol makan selama kehamilan dengan dampak terhadap kehamilan, berat badan anak sewaktu lahir, dan berat badan jangka panjang. Kami menemukan kehilangan kontrol makan adalah hal yang umum dan meskipun memiliki dampak serius bagi ibu dan anak, hanya sedikit yang memerhatikannya.

Dr Nadia menuturkan bila berat badan kehamilan tidak hanya menempatkan anak-anak pada risiko obesitas tapi juga prediktor obesitas di masa depan. Begitu juga dengan ibu yang mengandungnya. “Temuan kami semakin memahami faktor risiko dan menyoroti kebutuhan untuk dukungan yang lebih baik bagi ibu yang mengalami kehilangan kontrol makan,” ujarnya seperti yang dikutip Agen Bola Terpercaya, Selasa (11/9/2018).

Hasil penelitian didapatkan setelah dilakukan analisis data terhadap 11.132 perempuan di Avon Longitudinal Study of Parents and Children. Dari hasil analisis ditemukan sebanyak 582 perempuan melaporkan sering kehilangan kontrol makan sedangkan 3.466 perempuan lain hanya mengalaminya kadang-kadang. Selain itu, peneliti juga menemukan dari 5.515 anak, mereka yang lahir dari ibu yang kehilangan kendali makan berpotensi lebih gemuk saat remaja.