Berita Kampus

Berita KampusIni Momen Memalukan yang Yakinkan Rooney Tinggalkan Man United

Keputusan yang dibuat oleh Wayne Rooney kala meninggalkan Manchester United pada musim panas 2017, sejatinya disayangkan banyak pihak. Sebagai pencetak gol terbanyak di Man United, banyak yang mengharapkan Rooney bisa pensiun di klub yang membesarkan namanya tersebut. Akan tetapi, Rooney nyatanya memiliki momen memalukan yang membuatnya harus hengkang.

Striker berjuluk Wazza itu menerangkan bahwa dirinya merasa tak berguna di Man United. Hal itu dapat dilihat dari minimnya Rooney tampil di musim terakhirnya membela Man United (2016-2017). Rooney sadar bahwa Jose Mourinho sudah tidak memprioritaskan dirinya lagi untuk tampil secara reguler.

Mourinho dan Rooney

Pada musim terakhir Rooney, Man United memang memenangkan sejumlah trofi. Akan tetapi, ia merasa tak memiliki kontribusi atas trofi-trofi tersebut. Pada partai final Liga Eropa misalnya, Rooney hanya diberi kesempatan bermain beberapa menit saja. Sedangkan pada final Piala Liga Inggris menghadapi Southampton, Rooney bahkan tidak dimainkan oleh Mourinho.

[ Baca Juga Berita Kampus : ” 5 Destinasi Negeri di Atas Awan yang Buat Kamu Serasa di Kahyangan ” ]

“Ada kalanya Anda meragukan diri Anda sebagai pemain, Anda berpikir: ‘Apakah saya cukup baik?’ Saat Jose Mourinho tidak membawa saya di tim Manchester United. Ada saat-saat ketika Anda meragukan diri sendiri, saya percaya saya cukup baik untuk kembali ke tim, namun saya tidak pernah benar-benar mendapat peluang itu,” ungkap Rooney, mengutip dari Agen Bola Terpercaya, Minggu (18/11/2018).

Wayne Rooney

“Saya tampil satu menit di final Liga Eropa, saya berada di bangku cadangan melawan Southampton di final Piala Liga, dan pada saat itu, itu memalukan. Itu mencapai titik di mana saya merasa malu, saya berpikir: ‘ Saya tidak bisa terus melakukan ini,’ sesulit itu untuk meninggalkan Man United,” lanjutnya.

“Dalam pertandingan Southampton, Mourinho mendatangi saya dan berkata: ‘Saya ingin Anda mengangkat trofi.’ Saya seperti: ‘Yah, saya bahkan tidak bermain dalam pertandingan.’ Dia tetap gigih dengan itu, dan saya benar-benar mengangkatnya dan memindahkannya! Saya pun sadar… apa yang saya lakukan? Saya harus pindah dan pergi ke tempat (klub) lain,” tukasnya.