Berita Kampus

Berita KampusInilah Jumlah Anak yang Membuat Ibu Merasa Paling Stres

Memiliki anak memang bisa membawa kebahagiaan bagi orangtua. Tapi tak bisa dipungkiri bila merawat dan mengasuh anak bisa membuat orangtua merasa stres. Tapi ternyata jumlah anak juga memengaruhi tingkat stres pada orangtua.

Sebuah survei yang dilakukan oleh Today menemukan ibu yang memiliki tiga anak lebih stres daripada mereka yang memiliki anak lebih sedikit. Namun ibu yang memiliki lebih dari empat anak memiliki tingkat stres yang lebih rendah. Hasil ini didapatkan setelah dilakukan survei terhadap lebih dari tujuh ribu orang ibu.

“Ibu tidak lagi memiliki cukup ruang di kepalanya untuk perfeksionisme ketika memiliki empat atau lebih anak. Semakin banyak anak yang dimiliki, maka ibu semakin percaya diri dalam kemampuannya mengasuh anak. Dirinya hanya merasa harus menjalani tugasnya dan kemudian bersyukur ketika semua anak pergi ke sekolah tepat waktu,” ungkap salah seorang peneliti, Dr. Janet Taylor seperti yang dikutip Agen Bola Terpercaya dari New York Post, Rabu (24/10/2018).

[ Baca Juga Berita Kampus : ” James Arthur Ungkap Rasa Kehilangan lewat Single Empty Space ” ]


Sementara itu, berdasarkan laporan dari para ibu yang mengikuti survei, rata-rata mengaku memiliki tingkat stres 8,5 dari skala 1-10. Selain itu, sebanyak 46% ibu mengatakan pasangan membuat mereka lebih stres daripada anak-anak. Hal lain yang membuat ibu stres adalah tekanan yang didapatkan untuk membuat citra baik di depan orangtua lain. Sebanyak 75% ibu mengakui hal ini.

“Kita selalu mendengar tentang perang antara ibu. Tetapi saya merasa kami (para ibu) lebih menghakimi diri sendiri daripada orang lain,” kata Jill Smokler seorang blogger.

Dirinya diketahui aktif menulis untuk blog ‘Scary Mommy’ dan memiliki tiga orang anak. Jumlah itulah yang dikatakan paling membuat seorang ibu merasa tertekan.

“Berubah dari satu anak ke dua anak adalah transisi yang mudah dan berangin. Namun ketika jumlah anak berubah dari dua menjadi tiga, semua keadaan terbalik. Saya tidak merasa seperti bersama-sama dengan mereka, terutama saat sedang menyeberang karena saya tidak bisa memegang tangan semuanya. Itu membuat saya sangat stres,” tandas Jill.