Berita Kampus

Berita Kampus iPhone Terbaru Tak Bakal Lagi Punya Touch ID?

Lini iPhone 2018 dilaporkan akan hadir dalam tiga model berbeda, dan semuanya tidak akan memiliki fitur Touch ID.

Sebagai gantinya, Apple membenamkan teknologi pengenalan wajah Face ID, sehingga ketiganya akan memiliki notch dan desain edge-to-edge seperti iPhone X.

Dilansir Agen Bola, menurut analis terkemuka, Ming-Chi Kuo, Apple tidak berencana membawa kembali sensor sidik jari tersebut dalam waktu dekat ini.

Itu artinya, Touch ID kemungkinan juga tidak akan ada pada lini iPhone 2019.

Sejauh ini, pihak Apple belum memberikan tanggapan soal kehadiran iPhone 2018.

Namun, berdasarkan undangan yang disebarkan beberapa hari lalu, Apple akan mengumumkan tiga iPhone baru pada 12 September 2018.

Tiga smartphone tersebut adalah iPhone XS, XS Plus dan satu varian lain dengan harga lebih murah.

Menurut laporan, iPhone XS dan XS Plus akan memiliki layar OLED, sama seperti seri iPhone X yang dirilis pada tahun lalu.

Varian iPhone yang lebih murah akan menggunakan layar LCD. Informasi tentang rincian harga jualnya juga belum diketahui.

Sensor Sidik Jari di Dalam Layar

[ Baca Juga Berita Kampus : ” Ingat, Ban Hanya Boleh Ditambal Lima Kali Saja ” ]

Lebih lanjut, Kuo dalam catatan investornya menjelaskan bahwa adopsi sensor sidik jari di dalam layar akan meningkat 500 persen pada tahun depan.

Pertumbuhan ini terjadi berkat manufaktur smartphone Android.

Menurutnya, teknologi pemindaian sidik jari akan terus berkembang. Pada tahap selanjutnya atau akhir, teknologi itu akan ada di seluruh bagian layar.

Itu artinya, pengguna secara teknis bisa memindai sidik jari hanya dengan menyentuh layar di bagian mana pun. Saat ini, teknologi tersebut hanya bisa ditempatkan di bagian layar tertentu.

Samsung disebut akan menjadi perusahaan besar yang mengimplementasikan teknologi tersebut ke dalam layar melalui Galaxy S10 pada kuartal I 2019.

Perusahaan asal Negeri Ginseng itu belum berencana berinvestasi dalam teknologi penyensoran 3D untuk fitur pengenalan wajah yang lebih canggih.

Perusahaan ingin fokus pada sensor sidik jari karena fitur itu dinilai lebih nyaman dan mudah digunakan.

Di sisi lain, Apple mengambil pendekatan berbeda karena saat ini tengah “bertaruh” dengan fitur Face ID.

Namun, perusahaan kemungkinan tidak akan mengubah strateginya sampai teknologi sensor sidik jari di dalam layar benar-benar siap digunakan.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Apple dinilai menunggu perusahaan-perusahaan lain membuat teknologi tersebut cukup andal untuk ponsel dan baru menerapkannya. Apple melakukannya karena ingin memastikan semuanya bekerja sesuai harapan.