Berita Kampus

Berita KampusJarvis Akui Yamaha Frustrasi Berat Selama Paceklik Kemenangan

Direktur Tim Movistar Yamaha, Lin Jarvis, mengakui seluruh timnya mengalami frustrasi kala menghadapi masalah di MotoGP 2017-2018. Pasalnya masalah yang mereka dapatkan selalu berulang dan tak mampu menemukan solusi jitu.

Bahkan bukan hanya tim, tetapi juga kepada para pembalap yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Jarvis mengatakan kedua pembalap tersebut jauh lebih frustrasi karena Rossi dan Vinales sendiri yang terjun ke lintasan menggunakan YZR-M1.

Maverick Vinales dan Valentino Rossi (Foto: laman resmi Yamaha)

Sejak kemenangan terakhir di MotoGP Belanda 2017 oleh Rossi, Yamaha memang langsung paceklik gelar hingga seri ke-17 MotoGP 2018 di Australia. Dahaga kemenagan tersebut pun akhirnya dipecahkan Vinales di Sirkuit Phillip Island pada musim ini.

[ Baca Juga Berita Kampus : ” Taka Makassar, Surga Pecinta Wisata Alam Bawah Laut di Labuan Bajo ” ]

Sebelumnya Jarvis pun telah mengatakan bahwa mereka memiliki masalah yang sama sejak 2017 dan itu terus berulang, tanpa menemukan solusi. Mereka pun mengakui bahwa tidak mudah menerima keadaan tersebut.

Valentino Rossi (Foto: laman resmi MotoGP)

“Itu (masalah sama yang berulang) cukup membuat frustrasi dan sulit diterima untuk para pembalap, juga bagi kami, tetapi itu lebih buruk bagi mereka (para pembalap) karena mereka ada di lintasan untuk memenangkan balapan. Jadi itu cukup sulit, jujur,” ungkap Jarvis, mengutip dari Agen Bola Terbaik, Senin (12/11/2018).

Situasi permasalahan itu pun tidak hanya dialami tim pabrikan, begitu juga dengan tim satelit mereka yakni Tech 3. Kedua pembalapnya yakni Johann Zarco dan Hafizh Syahrin gagal tampil mentereng selama musim 2018.