Berita Kampus

Berita KampusKesuksesan Venom Disinyalir Dapat Menghentikan Spider-Man Kembali ke Marvel

Seorang analis mengatakan, kesuksesan film Venom di Box Office disinyalir akan mengurangi kemungkinan Sony untuk mengembalikan hak-hak Spider-Man dan karakter-karakternya ke Marvel.

Seperti diketahui, Sony secara resmi memulai dunia super hero sinematiknya dengan film Venom yang digarap oleh Ruben Fleischer dan dibintangi oleh Tom Hardy sebagai Eddie Brock. Sementara itu dari sisi penggemar, kemungkinan para penggemar akan lebih penasaran terhadap aksi dari Eddie Brock.

Awalnya, para fans tidak yakin akan konsep film solo Venom tanpa adanya keterlibatan Spider-Man di ceritanya. Dikarenakan, kedua karakter ini saling berkaitan satu sama lain. Meskipun demikian, Sony sukses dalam mengeksekusi rencana tersebut. Film Venom ini memang tidak menjadi hit yang sangat besar, namun film ini berhasil membuat studio ini mendapatkan keuntungan lebih dari USD 500 juta (sekitar Rp7,4 triliun) di pasar Box Office dunia.

Tak menutup kemungkinan sekuel dari film ini akan hadir dalam beberapa tahun lagi. Ini akan menjadi berita baik bagi orang-orang  yang menyukai film ini, namun tidak bagi mereka yang berharap seluruh hak dari Spider-Man kembali ke Marvel, sama seperti kejadian X-Men dan Fantastic Four di Fox.

Dilansir dari Business Insider, Selasa (6/11/2018), analis senior box office, Jeff Bock menjabarkan bagaimana kesuksesan finansial dari film Venom dapat menguatkan rencana Sony akan kelanjutan karakter-karakter dari Spider-Man lainnya yang mereka kuasai penuh. Menurutnya, apabila film ini gagal di Box Office, Sony juga akan semakin mempertimbangkan untuk mengembalikan hak tersebut kepada Disney.

[ Baca Juga Berita Kampus : ” Buffon Akui Tak Mudah Hadapi Napoli di Kandangnya ” ]

“Apabila film ini gagal, ada kemungkinan Sony mengembalikan haknya ke Disney,” ujar Jeff Bock.

“Sony mengambil resiko yang cukup besar dalam menggarap Venom dan akan menjadikan series. Seolah-olah Disney lebih membutuhkan Sony dibanding Sony membutuhkan Disney.”

“Ini akan menjadi awal dari kemunculan kembali dari Sony ke Box Office,” kata dia.

Sementara itu, analis senior film dari ComScore, Paul Dergarabedian mendukung pernyataan dari Jeff Bock, dengan mengatakan pendapatan Box Office Venom hanya akan memotivasi Sony untuk membuat ‘cinematic universe’-nya sendiri.

”Pendapatan setengah miliar dolar di pasar Box Office dunia bukanlah sekedar kebetulan, meskipun ada beberapa kritikan-kritikan tajam, film ini merupakan keunikan tersendiri bagi penonton yang sangat suka dengan Spider-Man,” kata Paul.

Menurut Paul, meskipun film ini tidak menjadi hit, namun beberapa orang benar-benar menyukai film ini dan menunggu sekuelnya. Demikian seperti yang dilansir oleh Agen Bola Terpercaya.