Berita Kampus

Berita KampusKini Ada Vodka Berbahan Dasar Bunga Tulip, Intip Proses Penyulingannya

Bunga tulip atau bunga pada umumnya, bukanlah bahan dasar untuk membuat olahan minuman beralkohol seperti vodka. Namun, salah satu tempat penyulingan di Negeri Kincir Angin, Belanda, berhasil menciptakan vodka berkualitas tinggi hanya dengan menggunakan dua bahan utama yakni, tulip dan air mineral.

Dilansir Agen Bola Terpercaya dari Oddity Central, Rabu (24/10/2018), Dutch Tulip Vodka adalah kreasi unik dari seorang pria berusia 34 tahum, Joris Putman. Setelah berkecimpung di industri perfilman, empat tahun lalu Joris memutuskan untuk menciptakan sesuatu yang unik, meski pada awalnya ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan.

Namun kala itu, ia sudah berkomitmen untuk menghasilkan karya yang berkaitan dengan simbol nasional negaranya, apalagi kalau bukan bunga tulip. Setelah bertahun-tahun bekerja keras melakukan eksperimen yang tak terhitung jumlahnya, serta meyakinkan banyak orang bahwa tulip vodka adalah pilihan minuman yang tak kalah menarik dengan jenis vodka pada umumnya, racikan vodka milik Joris akhirnya berhasil menembus industri kuliner internasional.

Bahkan, sekarang Dutch Tulip Vodka menjadi minuman paling populer dan digandrungi oleh berbagai kalangan. Beberapa restoran berbintang Michelin di Eropa pun dengan bangganya memasukkan vodka unik itu ke dalam menu mereka.

Lalu, darimanakah ide untuk membuat olahan vodka berbahan dasar tulip ini? Joris mengakui bahwa ide tulip vodka berasal dari saran teman-temannya yang meminta dia untuk membuat moonshine dari biji-bijian. Ide tersebut kemudian diterima dengan baik oleh Joris, namun sebetulnya ia tidak ingin membuat sesuatu yang telah dilakukan banyak orang sejak ribuan tahun lalu.

[ Baca Juga Berita Kampus : ” Tertarik Jadi YouTuber? Ini Langkah yang Harus Dilakukan! ” ]

“Teman-teman saya awalnya menyarankan saya untuk membuat moonshining dari biji-bijian. Tetapi saya tidak menemukan hal yang menarik dari hal tersebut, karena saya hampir pasti akan mengikuti resep orang lain,” kata Joris kepada VICE munchies.

“Saya tidak memungkiri bahwa saran itu memunculkan ide baru yang lebih brilian. Saya langsung terbayang tulip, minuman beralkohol, dan vodka. Dari situlah saya mulai melakukan eksperimen,” sambungnya.

Namun ternyata, membuat 40-proof vodka berbahan dasar tulip dan air bukanlah hal yang mudah. Joris mengklaim ia menghabiskan waktu selama kurang lebih dua tahun untuk menyempurnakan proses penyulingan, sambil menjaga rahasia dari teman-teman dan keluarganya.

“Tulip memiiki tekstur yang kuat dan proses penyulingannya sangat rumit, tapi saat saya menemukan celahnya, semua menjadi sangat luar biasa. Pada awalnya, rasa minuman saya memang belum sempurna, tapi ada ledakan rasa yang menarik dan kompleks. Setelah berhasil, kami memulai tes penyulingan jangka panjang untuk mendapatkan rasa yang tepat,” ungkap Joris.

Proses penyulingan Dutch Tulip Vodka sendiri dilakukan dengan ketat dan rahasia. Namun Joris mengatakan bahwa vodka disuling tiga kali, meskipun dalam setiap prosesnya dilakukan secara berbeda.

“Sistem distilasi kami memberi presesi yang ekstrim. Selama proses penyulingan, saya menangkap dan menyimpan rasa secara terpisah. Jadi proses akhir, saya memiliki bentuk paling murni dari vodka. Saya dapat menggunakan rasa asli untuk menciptakan rasa akhir yang memberikan pengalaman penuh nuansa dan menyenangkan seperti apa aroma dan rasa tulip itu sendiri,” tukas Joris.

Untuk membuat satu batch Dutch Tulip Vodka diperlukan waktu selama kurang lebih tiga bulan. Joris menegaskan, pihaknya tidak dapag menggunakan tulip yang telah terkontaminasi bakteri atau kotoran, sehingga ia harus memastikan bahwa tulip berasal dari para petani organik. Tempat penyulingannya, Clusius Craft Distillers, dalam sehari berhasil menyuling sekitar 4.800 umbi tulip.

Nah, bagi Anda yang tertarik untuk mencicipi racikan vodka bernuansa bunga tulip ini, Anda harus siap merogoh kocek sekitar Rp5,1 juta per botol untuk jenis ‘pure’, dan Rp4,2 juta per botol untuk jenis “premium.