Berita Kampus

Berita KampusKurangi Sampah Plastik di Laut Melalui Eco Shopping Bag

 

Berbagai cara dilakukan banyak pihak untuk berkontribusi mengurangi sampah plastik di lautan. Seperti halnya yang dilakukan Sony Corporation yang meluncurkan One Blue Ocean Project, sebuah inisiatif untuk mengurangi sampah plastik di laut.

Proyek ini mempromosikan usaha pengurangan penggunaan plastik di seluruh dunia, dan di saat yang bersamaan juga berkontribusi terhadap komitmen Sony untuk mencapai zero environmental footprint di 2050. Selain itu, proyek ini juga mengajak untuk mengumpulkan dan membersihkan sampah dari sungai, pantai dan lokasi lainnya di seluruh dunia.

Sejalan dengan proyek dan tema Sony secara global yakni One Blue Ocean Project dan For the Next Generation, Sony Indonesia melalui Sony Eco Shopping Bag Design Contest ingin meningkatkan kesadaran generasi muda Indonesia tentang pentingnya mendukung, melindungi dan memelihara lingkungan. Sony Eco Shopping Bag Design Contest telah dilaksanakan dari 1 Mei-30 Juni 2019 untuk para pelajar dan mahasiswa, generasi penerus Indonesia.

Total, sebanyak 127 desain diterima Sony Indonesia. Kontes ini pun dimenangi Langit Diwangkara, dan karyanya akan digunakan sebagai reusable shopping bag atau kantong belanja yang dapat digunakan kembali di semua Sony Center di Indonesia. Selain itu, Langit juga mendapatkan beasiswa pendidikan sebesar Rp20 juta.

“Dalam pemilihan pemenang, ada empat kriterea yang menjadi penilain tim juri, yaitu desain, kualitas isi, kreativitas dan nilai lingkungan. Kami ucapkan selamat kepada Langit Diwangkara, mahasiswa berusia 18 tahun yang mengirimkan desain yang secara keseluruhan mendapatkan nilai tertinggi.

 

Baca Juga :

Selain Kulit Cantik, Makan Manggis Bisa Bikin Tubuh Langsing

 

Pesan yang ingin disampaikan oleh Langit melalui hasil karyanya juga kami nilai sangat bagus untuk didengar oleh generasi muda Indonesia,” kata President Director, PT Sony Indonesia, Kazuteru Makiyama di Jakarta, belum lama ini dikutip oleh Kampus Bet.

Terkait ide di balik desainnya, Langit menjelaskan bahwa sehari-hari manusia menempati bumi dan memanfaatkan isi yang ada di bumi. Namun sayang tidak pernah berpikir mengenai apa yang diinginkan bumi. Inilah ide yang menginspirasi Langit untuk menciptakan desain kantong belanja Sony. Bagi Langit, memahami dan mendengarkan bumi adalah salah satu cara untuk menjaga dan melestarikan bumi. Menjaga dan melestarikan bumi bisa dimulai dengan mengurangi penggunaan plastik.

Shopping bag tersebut akan bisa dipakai ulang dan dengan demikian akan lebih besar kemungkinan akan dilihat oleh lebih banyak orang lagi. Harapan saya, reusable shopping bag bisa menjadi alat untuk mulai berdiskusi dan berbagi informasi seputar pentingnya pelestarian bumi dan lingkungan. Kebanggaan dan kesadaran memakai reusable shopping bag, bisa membantu mempengaruhi dan mengurangi volume sampah plastik. Kesadaran peduli plastik perlu dimulai dari diri sini dan dibagikan ke orang sekitar,” terang Langit.

Sesuai dengan komitmen awal untuk menyumbangkan sejumlah uang per desain yang lolos kriteria, Sony memberikan donasi WWF (World Wildilfe Fund) Indonesia untuk dipergunakan dalam program Plastic Free Ocean Network yang dijalankan WWF di berbagai kawasan pesisir Indonesia.

“Program Sony Eco Shopping Bag Contest dan One Blue Ocean Project beresonansi dengan visi dan misi WWF Indonesia untuk mengurangi sampah plastik di laut Indonesia, dan semoga kolaborasi antara WWF dan Sony untuk menciptakan laut Indonesia kembali bersih dan sehat bisa terus berjalan,” ucap Director of Partnership WWF Indonesia, Ade Swargo Mulyo. Kampus Bet