Berita Kampus

Berita KampusLin Dan Ungkap Faktor Susah Juara di Indonesia Open

 

Tunggal putra China, Lin Dan, mengungkapkan faktor susah meraih gelar juara di Indonesia Open.

Sejak 2001, Lin Dan belum pernah juara di Indonesia Open. Terakhir pada 2016, laki-laki 35 tahun tersebut gugur di putaran kedua.

“Ambisi saya di Indonesia Open adalah ambil poin sebanyak-banyaknya saja sih. Banyak faktor yang membuat saya kesulitan main di Indonesia, mungkin lebih kepada iklim dan suporter.”

“Jadi, saya kurang bisa tampil baik karena dua faktor itu,” kata Lin Dan kepada Kampusbet Agen Judi Bola diĀ Istora Senayan pada Selasa (16/7).

 

Baca Juga :

Jadi Unggulan Teratas, Momota Pantang Lengah Mercy Raya

 

Tahun ini, Lin Dan memulai penampilan dalam Indonesia Open dengan cukup baik. Ia mengalahkan tunggal putra Kanada, Jason Anthony Ho-Shue dengan skor 14-21, 21-16, dan 21-16 selama 56 menit.

Penampilan Lin Dan pun mendapat tepuk tangan dari penonton tuan rumah. Petenis 35 tahun itu memang cukup populer bagi para fan badminton di Indonesia.

“Di Indonesia suporternya sangat luar biasa, meski hasil penampilan saya di sini kurang memuaskan pada masa lalu. Untuk hari pertama, suporter di sini sangat baik. Jadi suporter Indonesia sangat luar biasa,” katanya menambahkan.

Selain berambisi cetak prestasi di Indonesia Open, Lin Dan juga masih ingin tampil di Olimpiade 2020.

“Saya ingin tampil di Olimpiade karena saya masih sehat, dan saya ingin pecah rekor yaitu lima kali mewakili China ke Olimpiade,” ucap Lin Dan. Kampusbet Agen Judi Bola