Berita Kampus

Berita KampusMau Cepat Kurus? Ini Jenis Olahraga yang Cepat Turunkan Berat Badan Anda!

Apapunyang berlebihan bukanlah hal yang baik. Makan berlebihan, olahraga berlebihan, dan pastinya termasuk berat badan yang berlebihan. Ketika berat badan sudah berlebih, maka cara aman untuk menurunkan berat badan agar kembali di titik proporsi ideal, adalah bukan hanya diet menjaga asupan pola makan, tetapi juga dibarengi bersama rutinitas olahraga yang konsisten.

Membahas soal olahraga, kebanyakan orang awam menganggap “yang penting sudah olahraga” dengan mindset berat badan pasti akan turun sesuai harapan. Padahal nyatanya tidak semua jenis olahraga itu efektif untuk menurunkan berat badan loh! Lalu apa sih olahraga yang tepat bisa membantu menurunkan berat badan, atau dengan kata lain tepat dilakukan jika ingin kurus?

Sesuai penjelasan dari dr.Daniel Nugroho Wattimury SpKO dari Rumah Sakit MMC, ternyata olahraga yang tepat jika ingin kurus adalah olahraga yang bisa dibilang sangat sederhana, yakni jogging dan jalan cepat.

[ Baca Juga Berita Kampus : ” Google+ Ditutup Pekan Depan ” ]

“Jenis olahraga jika ingin menurunkan berat badan, utamakan jogging atau jalan cepat. In case enggak bisa lari ya enggak apa-apa. Waktunya kapan? Waktu yang tepat itu pagi hari, jadi olahraga pagi. Fat burner nya di waktu ini,” papar dr.Daniel saat ditemui Jumat (2/1/2019) di kawasan Jakarta Pusat yang dilansir oleh Agen Poker Online.

dr.Daniel menambahkan, olahraga jalan cepat yang disinggung di atas, dengan catatan dilakukan hitungan nadi yang tepat. “Secepat apa? Secepat nadi 60persen dari hitungan nadi (220 dikurangi nominal usia. Harus di antara 60 hingga 70 persen lah,” imbuhnya.

Perihal frekuensi berolahraga lari, jogging atau jalan cepat ini. Dokter yang termasuk tenaga medis dalam perhelatan akbar Asian Games ini menjelaskan, jika ingin hasil nyata maka olahraga ini harus rutin dilakukan setiap hari, tepatnya lima hari dalam hitungan satu pekan.

“Turun 0,09 kilo per minggu dengan catatan berolahraga ini dengan total 300menit per pekan jadi dibagi lima hari misalnya, berarti tiap hari harus jalan satu jam. Untuk maintained, 150menit per minggu jadi setiap hari 30menit. Ingat ya, targetnya bukan keringatan dan kelelahan, tapi hitungan nadinya, yang penting jangan sampai lewat dari hitungan nadi,” tutup dr.Daniel.