Berita Kampus

Berita KampusMotoGP Ceko 2019, Peluang Terakhir Ducati

 

Nasib Ducati dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2019 akan ditentukan pada hasil di MotoGP Ceko. Jika gagal membendung Marc Marquez di Brno, gelar juara dunia hampir pasti lepas dari genggaman Ducati.

Posisi Ducati dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2019 semakin dalam ancaman. Andrea Dovizioso yang sejak awal diprediksi dan diharapkan bisa mencegah Marquez menjadi juara dunia, justru tidak pernah naik podium di tiga seri terakhir.

Penampilan Dovizioso justru kalah impresif dari rekan setimnya di Ducati, Danilo Petrucci, yang sukses meraih podium di Catalunya dan finis di depan Dovi pada balapan penutup paruh pertama di MotoGP Jerman.

Kondisi itu membuat Dovizioso sudah tertinggal hingga 58 poin dari Marquez saat MotoGP 2019 baru memasuki paruh musim. Mantan pebalap Repsol Honda itu juga semakin mendapat ancaman dari Petrucci di posisi kedua dengan keunggulan hanya enam poin.

Pertarungan para pebalap di bawah Marquez menguntungkan sang juara bertahan hingga paruh musim. Jika melihat posisi kedua yang ditempati Dovizioso hingga Maverick Vinales di posisi kelima, keempat pebalap itu hanya berjarak 26 poin.

Dengan 500 poin yang masih bisa direbut sepanjang sepuluh seri tersisa musim ini, peluang untuk menggeser Marquez dari puncak klasemen MotoGP 2019 sebenarnya masih terbuka lebar. Namun, sudah ada ada ruang kesalahan lagi bagi rival Marquez.

Khusus bagi Ducati seperti dikutip oleh Kampus Bet Agen Judi Bola, jika Dovizioso atau Petrucci gagal mengalahkan Marquez di MotoGP Ceko, maka hampir pasti gelar juara dunia akan lepas dari genggaman. MotoGP Ceko di atas kertas seharusnya menjadi milik Ducati jika melihat hasil musim lalu ketika tim asal Italia itu berhasil finis satu-dua lewat Dovi dan Jorge Lorenzo.

Namun, jika melihat penampilan luar biasa Marquez musim ini, Ducati patut khawatir. Marquez mampu tampil cepat di beberapa trek yang biasanya Honda kesulitan, seperti di Qatar, Prancis dan Belanda.

 

Baca Juga :

Rugani Tak Tutup Kemungkinan Tinggalkan Juventus

 

Jika Marquez gagal menang di Brno, ditambah Dovizioso atau Petrucci menang, maka peluang Ducati merebut gelar juara dunia MotoGP 2019 kembali terbuka. Jika tidak, Ducati harus ucapkan selamat tinggal dengan gelar juara dunia. Pasalnya, jika melihat statistik musim lalu Marquez memiliki peluang besar meraih empat kemenangan di Aragon, Thailand, Jepang, dan Malaysia.

Andai Marquez juga meraih kemenangan di Brno, maka hampir mustahil pebalap 26 tahun itu dihentikan. Hal itu dikarenakan Marquez juga punya catatan rekor yang cukup impresif di Austria, San Marino, Inggris, Australia, dan Valencia.

Marquez mengoleksi dua finis podium di Austria, empat finis podium (dua kemenangan) di San Marino, dua finis podium (satu kemenangan) di Inggris, dua kemenangan di Australia, dan lima finis podium (satu kemenangan) di Valencia.

Berharap Peran Sekutu

Ducati tidak bisa berjuang sendirian untuk mengalahkan Marquez di MotoGP Ceko. Dovizioso dan Petrucci dipastikan akan berharap memiliki sekutu untuk melawan Marquez. Sekutu yang dimaksud di sini adalah Alex Rins, Maverick Vinales, Fabio Quartararo, dan Valentino Rossi.

Jika melihat tren dalam beberapa seri terakhir, Vinales mungkin jadi pebalap yang memiliki peluang lebih besar bersaing di barisan depan dengan Marquez. Vinales sukses meraih kemenangan di Belanda dan finis kedua pada balapan di Jerman.

Menariknya jika Vinales meraih kemenangan di Ceko, hal itu justru akan menguntungkan Marquez. Pasalnya, Vinales saat ini berada di posisi lima klasemen dengan terpaut 100 poin dari Marquez.

Dengan demikian skenario yang harus diraih Ducati di MotoGP Ceko adalah Dovizioso atau Petrucci meraih kemenangan dan Marquez tidak meraih podium di Brno, meski skenario itu akan sulit diraih.

Sejak promosi ke MotoGP, Marquez hanya satu kali gagal naik podium di Brno, yakni pada musim 2014 ketika finis keempat. Ketika itu Marquez finis di belakang Dani Pedrosa, Lorenzo, dan Rossi. Kampus Bet Agen Judi Bola