Berita Kampus

Berita KampusPendiri Facebook Minta Zuck Pisahkan Instagram dan WhatsApp

 

Pendiri Facebook, Chris Hughes meminta rekan sekamar semasa di Harvard sekaligus teman lamanya Mark Zuckerberg untuk memisahkan WhatsApp dan Instagram dari perusahaan. Hughes mengatakan saat ini Facebook telah memonopoli ranah digital khususnya media sosial lewat layanan yang dimilikinya.

Hughes mengkritik kekuatan Zuckerberg dalam memimpin perusahaan. Menurutnya, Zuck terlalu banyak mengekang dan ikut campur dalam urusan kedua anak perusahaannya itu.

“Kami adalah bangsa dengan tradisi mengekang dalam monopoli, tidak peduli seberapa baik niat para pemimpin perusahaan-perusahaan ini. Kekuatan Mark [dalam memimpin perusahaan] belum pernah terjadi sebelumnya,” tulis Hughes dalam opininya untuk The New York Times seperti dilansir Agen Bola Online.

Saat ini Facebook menjadi jejaring sosial terbesar dengan lebih dari 2 miliar pengguna di seluruh dunia. Sementara WhatsApp, Messenger dan Instagram, masing-masing digunakan oleh lebih dari 1 miliar orang.

Ia mengaku marah dan kecewa melihat kondisi Facebook saat ini. Hughes menyebut dirinya merasa turut bertanggung jawab atas kondisi perusahaan yang didirikannya itu.

“Sudah 15 tahun sejak saya ikut mendirikan Facebook di Harvard, dan saya belum bekerja di perusahaan dalam satu dekade. Tapi saya merasakan amarah dan ikut bertanggung jawab,” ucap pria yang sempat menjadi ahli strategi online untuk Barack Obama selama kampanye presiden 2008.

 

Baca Juga :

Pengguna Indonesia Disebut Tak Pentingkan Kamera Ponsel

 

Hughes mengatakan salah satu dari sejumlah skandal keamanan dan privasi yang menyerang Facebook menjadi kekecewaan terbesarnya. Ditambah rentetan kasus kebocoran data dan isu privasi yang terus menyerang Facebook.

Bahkan baru-baru ini layanan Instagram, WhatsApp, dan Facebook tumbang secara bersamaan di seluruh dunia. Hughes menilai rentetan kejadian yang melilit perusahaan membuat reputasi Zuck dan Facebook menurun.

Hughes mengatakan ia terakhir bertemu dengan Zuck dan istrinya Pricillia pada musim panas 2007 lalu. Selang beberapa bulan berikutnya Facebook ditempa skandar kebocoran 87 juta akun yang melibatkan Cambridge Analytica.

“Mark adalah orang yang baik, tapi saya khawatir ia telah mengelilingi dirinya dengan tim yang memperkuat opininya alih-alih menentang. Tetapi saya marah karena fokusnya pada pertumbuhan [bisnis] membuatnya mengorbankan keamanan dan etika,” pungkasnya.

Pada 2004 Hughes bersama Zuckerberg dan Dustin Moskovitz mendirikan Facebook saat masih duduk sebagai mahasiswa Harvard. Hughes hengkang dari perusahaan media sosial tersebut pada 2007 dan mulai menggeluti karir di sejumlah perusahaan keamanan hingga menjadi penasehat strategi daring untuk kampanye Obama. – KAMPUSBET