Berita Kampus

Berita KampusPenemuan Terbaru Ungkap Penyebab Rasa Sakit Saat Disuntik

 

Setelah sekian lama akhirnya penyebab rasa sakit akibat disuntik terungkap. Para peneliti telah ditemukan organ yang belum pernah diketahui sebelumnya yang terletak persis di bawah kulit dan memberikan sensasi rasa sakit.

Belum lama ini, jurnal sains menerbitkan studi tentang sel-sel Schwann yang berhubungan dengan kulit dan dapat memberikan sensasi rasa sakit, seperti saat disuntik. Keberadaan sel Schwann belum pernah diketahui sebelumnya. Sel ini dapat memberikan rasa sakit akibat tusukan dalam jumlah kecil, seperti dilansir Kampus Bet Agen Judi Bola, Senin (26/8/2019).

Sel Schwann merupakan sel gila pada sistem saraf manusia. Rasa sakit yang Anda rasakan ketika disuntik, berasal dari ujung saraf yang terletak di bawah lapisan luar kulit. Namun, dalam penelitian baru ditemukan bahwa rasa sakit itu bukan hanya karena saraf tetapi juga sel-sel yang kusut sehingga Anda merasakan kaget ketika ada sesuatu yang menusuk kulit.

Walaupun pengetahuan telah mengungkap tentang berbagai jenis indra kulit, tapi hanya mengungkap tentang rasa akibat sentuhan.

 

Baca Juga :

Daftar Bahan Kimia yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil

 

Dalam penemuan ini saraf dan sel-sel bercabang merespons adanya tanda eksternal dan melanjutkan informasi ke otak yang terpisah dari sensor yang sudah dikenali, ini merupakan peran penting dalam menerima rasa sakit.

Perlu anda ketahui, organ sensorik sangat sensitif terhadap tusukan dan mengirimkan sinyal ke otak , kemudian dikirim kembali ke bagian tubuh yang ditusuk sehingga menyebabkan sensasi rasa sakit.

Patrik Ernfors, seorang Profesor Tissue Biology di Institut Karolinska yang tinggal di Swedia mengatakan sel Schwann menyusun organ indera, yang terlihat seperti gurita, dengan tonjolan seperti tentakel yang memanjang ke saraf di sekitarnya.

Untuk menerima fungsi sel-sel Schwann yang spesifik terhadap kulit, para peneliti telah melakukan studi laboratorium dengan menggunakan metode optogenetika. Dalam studi ini dijelaskan bahwa sel-sel mampu memberikan sensasi rasa sakit.

Para peneliti bersiap untuk memeriksa apakah sel ini memiliki peran dalam menimbulkan sensasi rasa sakit yang kronis. “Rasa sakit yang kronis telah menjadi fokus perhatian karena kecanduan opioid dapat melemahkan kehidupan dan menyebabkan kematian,” tegas para peneliti. Kampus Bet Agen Judi Bola