Berita Kampus

Berita KampusPenjualan iPhone Jeblok di India

 

Sebuah laporan merinci soal perjuangan Apple di India. Pasalnya, penjualan iPhone di pasar India merosot.

Berdasarkan laporan, pengapalan iPhone merosot 42% dalam rentang waktu Januari hingga Maret 2018. Meski sempat naik pada bulan April karena diskon besar yang diberikan operatpr, namun penjualannya kembali menurun pada Mei hingga Juni.

Selama Q1 2019, Apple dilaporkan mengirimkan 220.000 unit iPhone di India. Analis di perusahaan memperkirakan jumlahnya bisa naik tiga kali lipat pada pertengahan tahun.

Tapi, perkiraan lain menyebutkan angka pengapalan tahunannya diperkirakan menurun 10-17% dibanding tahun 2018 menjadi 1,5 sampai 1,6 juta unit.

Disisi lain, Apple dianggap masih memiliki harapan untuk tahun-tahun mendatang, karena pemerintah India mulai meringankan aturan komponen lokalnya.

 

Baca Juga :

Apple Sindir Google Soal Rencana Smart City

 

Seperti diketahui, India menetapkan angka 30% komponen lokal bagi perusahaan asing yang ingin menjual produknya di negaranya, namun angka tersebut masih sulit diikuti oleh perusahaan teknologi semacam Apple.

Dari aturan tersebut, kabarnya menurunkan tingkat investasi di India sebesar 13% pada 2018. Sebab itu pemerintah India akhirnya akan sedikit melonggarkan aturan tersebut. Tapi belum jelas bagaimana aturan baru nantinya.

Analis mengharapkan Apple mendapat manfaat dari aturan baru ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk membuka toko ritel di India. Sebab jika sudah ada toko ritel Apple saat peluncuran iPhone berikutnya akan menciptakan tren positif dan akan meingkatkan penjualan.

“Apple seharusnya merayakan ini. Jika ada (toko ritel) membuat lebih mudah bagi mereka untuk meningkatkan pembelian di India, ” kata Rushabh Doshi, manajer penelitian di perusahaan riset Canalys sebagaimana dilansir dari Kampus Bet Agen Judi Bola, Selasa (9/7/2019) Kampus Bet Agen Judi Bola