Berita Kampus

Berita KampusRossi Ragu Regulasi Mesin Berdampak Buruk bagi Yamaha

Konfigurasi mesin Yamaha menjadi sorotan pada musim balap MotoGP 2018. Sebab, Valentino Rossi sempat mengatakan kalau Honda dan Ducati meniru konfigurasi mesin Yamaha tetapi dengan sedikit modifikasi berupa silinder berbentuk V.

Yamaha sendiri masih mempertahankan silinder mesin inline yang dipakai dalam beberapa tahun terakhir. Tak pelak, pernyataan Rossi itu dianggap sebagai seruan untuk mengubah regulasi terkait mesin.

Berita Kampus

Sebagai informasi, tim-tim MotoGP dilarang mengembangkan mesin yang biasa disebut engine-freeze pada musim berjalan. Regulasi tersebut menyulitkan Suzuki pada musim MotoGP 2017 yang mengalami banyak masalah hingga pabrikan asal Jepang itu juga menyerukan adanya keringanan.

[ Baca Juga Berita Kampus : ” Catat 4 Tips Jitu Mencegah Badan Pegal Linu Ketika Bangun Tidur ” ]

Honda, Yamaha, dan Ducati diwajibkan untuk memakai jenis mesin yang sama sejak seri pembuka di Qatar hingga terakhir di Valencia. Namun, menurut Valentino Rossi, keringanan regulasi tidak akan berdampak besar untuk memecahkan masalah yang dialami Yamaha.

Berita Kampus

“Saya membaca di media tentang mesin tersebut. Bagi saya, mesin adalah bagian dari masalah kami, tetapi sayangnya bukan hanya itu. Benar bahwa dengan regulasi ini Anda tidak bisa mengubahnya selama musim berjalan. Tetapi buat saya, banyak hal juga yang menjadi masalah dari sisi elektronik yang bisa Anda ubah di tengah musim.,” ujar Valentino Rossi, dinukil dari Agen Bola Terpercaya, Jumat (21/9/2018).

“Jadi, peraturan bukan sebuah masalah. Bagi saya, kami memang harus meningkatkan daya pacu mesin, tetapi itu bagian dari masalah, bukan pangkal utama,” imbuh pembalap berusia 39 tahun itu.