BErita Kampus

Berita KampusSeorang Pengemudi Pria Terkurung 14 Jam di Mobilnya Sendiri Gara-gara Remote Rusak

Karena kurang informasi terkait mobilnya sendiri, Peter Pyros (75 tahun) harus merasakan pengalaman pahit. Bagaimana tidak, ia harus terkurung di dalam Cadillac XLR Convertible selama 14 jam karena terkunci.

Melansir Washington Pos, hal tersebut berawal dari Peter yang ingin jalan-jalan dengan Cadillac XLR-nya itu. Karena tak berniat untuk berpergian jauh, ia tidak membawa handphone maupun memberitahu tetangga atau kerabat kemana dirinya akan pergi.

Saat masuk mobil, Peter menutup pintu (lalu pintu terkunci) dan menekan tombol starter. Setelah beberapa detik, tak ada respons apapun yang terjadi. Tidak menyerah, dirinya terus terus mencoba untuk menekan tombol itu kembali sembari memasukkan kunci ke dalam slot guna menyalakan mobil selama 30 menit, dan tetap tak terjadi apa-apa.

Sadar dalam masalah, Peter segera membuka pintu mobil dan ternyata tombol pembuka kunci juga tidak memberikan respons, kunci tidak berfungsi. “Ini adalah pengalaman yang sangat buruk yang bisa kamu bayangkan,” katanya.

Cadillac XLR memang memiliki tombol-tombol di pegangan pintu, jadi ketika mesinnya mati dan sistem listriknya tidak bekerja, pintu dan jendela mobil tidak bisa dibuka. Kebayang kan bagaimana panasnya suhu di dalam mobil, dilansir Poker Online.

[ Baca Juga Berita Kampus : ” Sebelum Lewati Masa Sulit, Justin Bieber Dikhawatirkan Mati Muda ” ]

Beberapa aksi dilakukan Peter mulai dari menendang, memukul, hingga mencari sesuatu untuk membuatnya keluar tapi tetap tidak berhasil. “Pada saat ini saya berkata dalam hati ‘mungkin ini cara saya mati’,” ucap Peter.

Kemudian, menjelang larut malam tetangga yang melihat garasi Peter terbuka berniat memberitahunya. Ketika ia mendekat, tetangga tersebut mendengar gedoran dan panggilan. Pada akhirnya Peter berhasil diselamatkan setelah berada dalam mobil selama 14 jam.

Peter mengaku sudah menulis di selembar kertas berharap siapapun yang menemukannya tidak berpikir bahwa ia melakukan bunuh diri. “Ini adalah kematian yang mengerikan, saya tidak bisa keluar dari mobil,” tulisnya.

“Ini adalah sebuah keajaiban saya bisa keluar,” ujar Peter.

Menanggapi hal tersebut, General Motors (GM) mengeluarkan pernyataan bahwa setiap mobil dan kunci memiliki risiko kehilangan daya elektronik. Risiko tersebut semakin tinggi bersamaan dengan umur mobil yang menua.

Setiap pabrikan memberikan cara untuk membuka pintu secara manual jika mobil kehilangan daya. Semua tertulis pada buku panduan. Pada kasus Cadillac XLR misalkan, terdapat handle pintu darurat yang terletak di lantai, berdekatan dengan kursi.