Berita Kampus

Berita KampusSurvei Ungkap Kesadaran Masyarakat Indonesia Terhadap Gaya Hidup Sehat Meningkat hingga 19%

Dari tahun ke tahun, tingkat kesadaran masyarakat Indonesia untuk hidup lebih sehat semakin meningkat. Survei dari sebuah perusahaan asuransi dan lembaga penelitian menunjukkan, 73% masyarakat Indonesia menempatkan kesehatan pribadi sebagai isu nomor satu dalam kehidupan mereka. Jumlah ini meningkat 19% dari indeks yang sama tahun lalu.

Menurut Julia Nurdin, selaku Chief Marketing Officer GOFIT, hal tersebut juga ditandai dari perubahan tren gaya hidup sedentary yang sebelumnya banyak dilakukan oleh-oleh masyarakat kota besar pada umumnya. Seperti diketahui, sedentary merupakan gaya hidup di mana seseorang kurang dalam aktivitas fisik.

“Sekilas memang terlihat nyaman. Orang dengan gaya hidup ini hanya suka berdiam di rumah sambil menonton televisi, atau pergi ke mall bersama keluarga. Jadi aktivitas fisiknya kurang. Jika terus dilakukan justru dapat memicu berbagai penyakit yang dapat mengganggu kesehatan. Paling banyak biasanya dialami oleh masyarakat di kota-kota besar seperti Jakarta,” tutur Julia Nurdin, sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterima Agen Bola Terpercaya, beberapa waktu lalu.

Namun seiring berkembangnya teknologi, dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat semakin meningkat, dalam beberapa tahun terakhir tren gaya hidup sedentary pun mulai tergantikan dengan gaya hidup sehat atau aktif.

Julia mengatakan, ada beberapa faktor yang akhirnya menyadarkan banyak orang untuk menerapkan gaya hidup aktif tersebut. Pertama, semakin banyaknya informasi-informasi seputar kesehatan yang dapat diakses dengan mudah di media sosial. Kedua, pemerintah Indonesia sudah mulai menyediakan fasilitas dan sarana prasarana bagi masyarakat yang ingin berolahraga.

[ Baca Juga Berita Kampus : ” Tak Kunjung Dapat Kerja, Pria Ini Protes di Akun Twitter Jokowi ” ]

“Bisa dilihat dari meningkatkan antusiasme masyarakat saat lari pagi di Car Free Day. Selain itu, adanya perhelatan akbar seperti Asian Games 2018 kemarin, membuat fasilitas-fasilitas umum di Jakarta semakin membaik. Taman-taman yang dulu tidak terawat, kini mulai diperhatikan. Begitu pula dengan jalur jalan kaki atau pedestrian,” jelasnya.

Menariknya, dari data survei di atas, ternyata bukan hanya generasi milenial saja yang mulai menekuni gaya hidup sehat. Para Gen X yang notabennya lahir antara tahun 1965 – 1979 pun mulai menyadari pentingnya menjaga kesehatan.

“Kalau mau dilihat dari kenyataan, yang saya lihat dari perkembangan di gym, yang makin meningkat itu Gen Z atau orang-orang yang lahir pada periode 1995-2012. Yang kedua justru Gen X atau orang-orang yang lahir pada periode 1965-1979. Kenapa? Karena mereka merasa sudah menikmati gaya hidup sedentary. Mereka sudah mulai sadar efek dari gaya hidup itu,” ungkap Julia.

Mendorong tren hidup sehat yang terus berkembang ini, Fx Sudirman bekerjasama dengan Gofit menggelar “Get Fit Get Move 2018” yang akan berlangsung mulai 30 September hingga 7 Oktober 2018. Acara ini tidak hanya memanjakan para pencinta olahraga yang sudah menjalankan gaya hidup aktif dan sehat, namun juga ditujukan pada mereka yang baru memulai gaya hidup tersebut, termasuk anak-anak.

“Sebagai mall yang mendukung healthy and active lifestyle, Get Fit Get Move 2018 merupakan bentuk dukungan lain fx Sudirman untuk membuat masyarakat Indonesia hidup lebih aktif, hidup lebih sehat,” papar Denny Maruhum Pasaribu, Vice President Marketing & Commercia fX Sudirman.

Dalam acara ini aka nada banyak group calss exercise, beauty class, cooking class, dan sharing session. Rangkaian aktivitas fisik di event tersebut akan dibuka dengan Breakfast Run by Fake Run dan TNI Marathon, menyusul kemudian kelas-kelas olahraga seperti yoga, zumba, pound fit, dan Jakarta ride.