Berita Kampus

Berita KampusTak Semua Diler Mitsubishi Akan Pasarkan Outlander PHEV

 

Outlander PHEV merupakan model kendaraan ramah lingkungan yang dihadirkan Mitsubishi untuk pasar automotif nasional, ditengah persiapan pemerintah mulai menggenjot hadirnya kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Karenanya Mitsubishi menjadi salah produsen yang menawarkan kendaraan plug in hybrid Outlander PHEV.

Mobil yang perdana akan tampil di ajang GIIAS ini sudah mulai dipasarkan dengan harga kisaran Rp1,2-1,3 miliar. Harga tersebut berdasarkan aturan pajak yang tengah berlaku saat ini dan belum menyesuaikan dengan aturan prepres mobil listrik yang memiliki keringanan pajak untuk kendaraan elektrifikasi.

Namun sayangnya Outlander PHEV ini tidak akan dipasarkan di seluruh jaringan diler resmi Mitsubishi seluruh Indonesia. Karena mobil dengan harga mencapai Rp1 miliar tersebut tidak akan masuk pada mass product mengingat pasarnya yang kecil.

“Kita akan meluncurkan Outlander PHEV hanya untuk jaringan diler yang ada di Jabodetabek dan Bali saja, karena pasar untuk kendaraan ini memang tidak diperhitungkan sebagai model dengan penjualan yang besar,” ungkap Direktur Penjualan dan Pemasaran PT MMKSI Irwan Kuncoro di Jakarta kemarin sepereti dikutip oleh Kampusbet Agen Judi Bola.

 

Baca Juga :

Sistem Autopilot Boeing 737 Max Bermasalah

 

Mitsubishi Outlander PHEV merupakan kendaraan plug in hybrid yang memiliki perpaduan mesin gasoline 2,4 L, motor dan juga baterai menjadikan kendaraan ini ramah akan lingkungan dan tetap memberikan kenyamanan maksimal untuk penggunanya. Sumber utama penggerak kendaran yang digunakan juga memberikan performa halus dan responsif.

New Outlander PHEV hadir dengan 3 (tiga) mode EV Drive Mode, Series Hybrid Mode dan Parallel Hybrid Mode. Pada mode EV Drive, motor menggerakkan kendaraan dengan tenaga listrik dari baterai sehingga tidak ada konsumsi bahan bakar dan emisi CO2 yang membuat kendaraan menjadi senyap, bersih dan bertenaga.

Sedangkan, Hybrid Driving Mode dibagi menjadi 2 (dua) mode. Pertama, Series Hybrid Mode merupakan perpaduan mode elektrik dan mesin. Mesin gasoline 2,4L akan menghasilkan listrik jika baterai lemah dan menambah tenaga saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi atau menanjak. Pada Parallel Hybrid Mode,mesin gasoline akan melaju dengan bantuan motor saat kendaraan membutuhkan ekstra tenaga (saatkecepatantinggiatausaatefisiensimesintinggi). Kampusbet Agen Judi Bola