Berita Kampus

Berita KampusTebaran Mobil Mewah di 2020

Jajaran mobil supercar mewah dengan harga mahal Ferrari, Lamborghini, Aston Martin, Bentley memiliki angka penjualan yang terbilang fleet, namun penjualan mobil ini justru tidak terkena dampak dari penurunan kondisi ekonomi yang terjadi di beberapa negara maupun secara global.

Uniknya menurit Navigant Research, pasar mobil mewah akan banyak bertebaran di jalan raya dan diprediksi akan terjadi pada 2020. Populasi mobil mewah sendiri bahkan penjualannya akan menyaingi pasar mobil umum.

“Diperkirakan pada saat itu pasar automotif justru akan  digerakkan oleh mobil-mobil premium, seiring terjadinya perpindahan moda transportasi masyarakat urban dari kendaraan pribadi ke layanan mobilitas canggih seperti car sharing dan taksi online,” ujar Sam Abuelsamid, analis dari Navigant Research, seperti dikutip Poker Online.

 

Abuelsamid juga mengungkap pasar automotif mobil penumpang diperkirakan stagnan yang saat ini mulai terjadi di Amerika Serikat (AS) dan Kanada. Berdasarkan laporan Forbes, penjualan mobil di AS tahun ini diperkirakan hanya 16,8-16,9 juta unit, turun dibanding 2018 yang mencapai 17,3 juta unit. Sementara di China, Asosiasi Automotif China menyebutkan penjualan mobil sepanjang 2018 mencapai 22,7 juta unit, turun 6% dibanding 2017.

Turunnya penjualan kendaraan di China akibat kondisi melemahnya perekonomian di negara itu yang diprediksi hanya tumbuh di bawah 6% dan melambat dibanding tahun-tahun sebelumnya di atas 6%.

Meski demikian, kedepan pasar mobil mewah pertumbuhannya akan terjadi pesat di wilayah Asia-Pasifik dan China. Kawasan Asia-Pasifik menjadi pasar terbesar bagi mobil-mobil premium.

 

Dengan jumlah populasi warga yang cukup banyak, serta pertumbuhan ekonomi ditopang industru maju, membuat banyak produsen automotif melirik pasar China sebagai yang terbesar.

Belakang produsen mobil listrik Tesla telah membuka pabrik untuk meningkatkan kapasitas produksinya hingga 500 ribu unit per tahun di China.

[ Baca Juga Berita Kampus : ” The Rock Ingin Thor Gabung di ‘Fast and Furious’ ” ]

Menurut Majalah Forbes, penjualan mobil premium memiliki peluang untuk terus tumbuh, kondisi tersebut bisa dibandingkan dengan populasi orang kaya akan terus bertambah. Pernyataan ini sejalan dengan laporan World Wealth Report 2018 yang dibuat oleh Capgemini.

 

Berdasarkan laporan tesebut, jumlah kekayaan konglomerat dunia akan meningkat hingga 10,6% pada 2017 lalu. Jumlah ini untuk pertama kalinya menembus level USD70 triliun selama enam tahun belakangan ini.

Selain kekayaan konglomerat meningkat, hadirnya konglomerat baru juga akan menguntungkan pasar mobil premium atau mewah. Berdasarkan perhitungan data Capgemini, jumlah orang superkaya di dunia telah mencapai 42,2 juta pada 2018, dan jumlah tersebut bisa menjadi pasar bagi pertumbuhan penjualan mobil mewah.

Hal ini diamini oleh Michelle Krebs, analis dari Autotrader, yang mengatakan orang-orang kaya memiliki disposable income yang lebih banyak dari sebelumnya. “Pendapatan ini yang memicu tingginya permintaan mobil premium,” ujarnya.