Berita Kampus

Berita KampusTernyata Lagu Madu dan Racun dan Poco Poco Digemari di China

Tidak banyak diketahui jika beberapa lagu Tanah Air juga sangat digemari di Luar Negeri seperti di China. Hal itu diungkapkan Ketua Umum Karya Cipta Indonesia (KCI) Dharma Oratmangun saat mengunjungi negara China dalam rangka kerjasama membuat ‘Portal Musik Digital Indonesia’ dengan Alibaba group.

Menurut Dharma, saat menggelar pertemuan delegsi KCI dengan pihak Alibaba dan Konfederasi Musik China ini tidak hanya membawa angin segar bagi industri musik Indonesia. Dalam pertemuan tersebut banyak hal yang bisa dikerjasamakan, termasuk didalamnya pengelolaan lagu-lagu mandarin di Indobesia atau sebaliknya lagu lagu Indonesia di China.

“Banyak hal yang dibicarakan, salah satunya ada alih bahasa dalam lirik lagu. Misalnya lagu ‘Madu dan Racun’ dialih bahasa menjadi bahasa mandarin atau sebaliknya. Jangan salah, banyak lagu-lagu Indonesia yang ngetop di China, diantaranya Madu dan Racun, Poco-poco dan banyak lagi. Selain itu delegasi Indonesia diundang pula di acara semacam Grammy Awards-nya China. Bahkan akan digelar show bersama juga di tiga kota yaitu Beijing, Shanghai, dan Guangdong,” kata Dharma di kantor KCI, Jakarta Selatan, belum lama ini seperti dilansir oleh Agen Bola Terpercaya.

[ Baca Juga Berita Kampus : ” Allegri: Juventus Hanya Kurang Liga Champions ” ]

KCI

Lebih lanjut, Dharma mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengembangan dari kerjasama dengan Lembaga Manajemen Kolektif dari Korea Selatan yang bernama KOSCAP yang penandatanganan kerjasamanya (MOU) dilakukan di Jakarta, Februari lalu.

Sehingga, kini KCI melakukan langkah besar yang bersejarah dengan mengunjungi kantornya Jack Ma, bos e-commerce kelas dunia yaitu Alibaba group di Beijing, China pada 26 Agustus hingga 1 September 2018.

“Mereka tertarik dengan lagu-lagu populer dan legendaris yang hits seperti karya Alm. A.Riyanto, Ismail Marzuki, yang mereka sudah kenal dan ada di KCI. Selain itu ketertarikan mereka juga karena KCI satu-satunya LMK di Indonesia yang memiliki keterwakilan atau representasi di daerah-daerah. Sehingga lagu-lagu daerah itu juga menjadi daya tarik tersendiri bagi Alibaba,“ jelas Dharma.