Dovizioso

Berita Kampus – Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso ingin motor Desmosedici GP20 lebih jago di tikungan pada MotoGP 2020. Menurut Dovizioso, Desmosedici sudah banyak berkembang dalam akselerasi dan manajemen ban tetapi soal menikung masih kalah dari motor tim-tim pabrikan lain seperti Repsol Honda dan Monster Energy Yamaha.

Desmosedici adalah motor andalan Ducati dalam melibas setiap sirkuit. Desmosedici terkenal dengan akselerasinya di trek lurus. Akan tetapi, akselerasi yang luar biasa itu memeberikan efek negatif pada bagian lain seperti ban yang boros dan kelihaian di tikungan.

Beberapa musim terakhir ini, Ducati telah mampu mengatasi masalah borosnya penggunaan ban Desmosedici. Satu masalah tersisa adalah kelihaian Desmosedici dalam menikung. Masalah semakin rumit bagi Ducati karena kini motor Honda dan Yamaha telah memiliki akselerasi yang bagus di trek lurus.

Dovizioso Nilai Ducati Sulit Bersaing dalam Kejuaraan

Akselerasi motor Honda dan Yamaha kini hampir menyamai Desmosedici. Apabila motor Honda dan Yamaha nantinya bisa menyamai akselerasi Desmosedici serta lebih lihai di tikungan maka Ducati semakin sulit untuk bersaing dalam kejuaraan. Oleh sebab itu, Dovizioso sangat ingin Desmosedici lebih jago di tikungan.

“Kami perlu meningkatkan motor di tengah tikungan. Dalam beberapa tahun terakhir kami telah tumbuh dalam akselerasi dan manajemen ban. Kami masih kehilangan sesuatu di tengah kurva, tetapi itulah faktor yang dapat memberi kami kesempatan untuk bertarung (untuk kemenangan),” kata Dovizioso, melansir dari Kampusbet, Minggu (22/12/2019).

“Masih banyak yang harus dilakukan karena setiap orang memiliki ruang untuk perbaikan. Umpan balik positif dengan suku cadang baru,” pungkasnya.  Kampusbet