Berita Kampus

Berita Kampus‘Hereditary’, Warisan Kengerian Sihir Hitam

Salah satu alasan sebuah film horor dianggap bagus adalah karena ia dianggap tak biasa. Itu yang juga agaknya tepat disematkan pada ‘Heredity’.

Diperankan Toni Collete, ‘Heredity’ membawa kisah tentang Annie seorang ibu dari dua putra dan putri. Film ini menampilkan tahap demi tahap tertekannya Annie.

Setelah hampir tidak selamat dari masa kanak-kanak traumatis (ayah yang depresi secara psikis, saudara skizofrenia, ibu yang hingga akhir usianya begitu tertutup dan rahasia), Annie adalah seorang seniman yang memiliki keahlian sebagai seniman dalam membuat rumah-rumah miniatur yang penuh dengan orang-orang kecil yang terlihat persis seperti dirinya. Ini dijadikan Annie sebagai salah satu cara berpura-pura dia bisa mengendalikan kehidupannya yang suram.

Ibunya yang sudah lanjut usia baru saja meninggal, meninggalkan banyak pertanyaan yang tak terjawab. Sang putri, Charlie, seperti Annie, jelas tidak bahagia di dunia ini. Dia lebih suka tidur di rumah pohon di depan rumah mereka yang berada di tengah hutan. Ketika seekor burung terbang ke jendela, gadis muda itu mengambilnya dan dengan tenang menggunting kepalanya seperti proyek seni-dan-kerajinan tangan yang mengerikan.

Tidak ada yang normal di rumah itu. Putra Annie yang lebih tua, Peter (Alex Wolff), menggunakan ganja untuk bisa sejenak lupa dari kehidupan keluarganya yang tak biasa. Suaminya, Steve (Gabriel Byrne), adalah seorang yang solid dan teguh yang memiliki gen yang berbeda dan jenis masa kanak-kanak yang berbeda. Steve tidak peka terhadap kekuatan supernatural apa pun yang sedang bekerja. Dia berpikir bahwa Annie menjadi gila dalam kesedihannya, yang benar – dan salah ketika mengetahui sang putri meninggal secara tragis.

[ Baca Juga : ” Piala Dunia 2018: Joachim Low Mengakui Arogansi Memainkan Peran Dalam Kejatuhan Jerman ” ]

Lewat sang teman Joan, Annie melakukan sebuah ritual pemanggilan arwah untuk sang putri. Ritual yang kemudian membawa lebih banyak keganjilan bagi kehidupan Annie kemudian yang juga berkaitan dengan sang ibu di masa hidupnya.

‘Hereditary’ menjadi debut sutradara Ari Aster dalam film panjang. Aster tampaknya berusaha menunjukkan ritual menyimpang, persembahan pada setan sebagai manifestasi lain dari kehampaan sekaligus jiwa yang penuh dengan hal negatif.

Horor ini punya ciri khas lain yang tak bisa dibandingkan dengan karya James Wan. Tiada wujud hantu yang menakutkan akan tetapi, Aster menampilkan visual lain dari sisi gelap sebuah rumah dan mereka yang tinggal di dalamnya.

Sekilas jalan cerita film ini mirip dengan ‘Pengabdi Setan’ di mana sebuah keluarga menerima warisan hitam dari orang tua mereka yang telah tiada.

Berbagai respons positif diterima ‘Heredity’. Salah satunya Rolling Stone yang menobatkannya sebagai horor terseram tahun ini.

Film ini dilansir oleh Agen Bola Terpercaya akan tayang di jaringan bioskop CGV Blitz.