Lai Kuanlin

Berita Kampus – Lai Kuanlin, mantan personel Wanna One meluapkan kemarahannya saat mengetahui ada sasaeng (penggemar obsesif) mengepung hotel yang diinapinya. Idol 18 tahun itu diketahui sedang berada di China untuk keperluan pekerjaan.

“Aku penasaran, apakah menjual informasi hotel dan informasi pribadi seseorang melanggar hukum? Aku tak bisa beristirahat setelah seharian bekerja. Alasannya, ada penguntit yang selalu mengikutiku. Aku terpaksa mengganti hotel,” ujar Lai Kuanlin dalam unggahannya di Weibo, pada 26 Desember 2019.

Dalam unggahan lainnya, Lai mengungkapkan, “Kalian bercanda? Aku akan mengatakan ini sekali lagi. Aku tak mau kalian melihatku di saat aku perlu sendiri. Lebih baik kalian menahan diri atau aku akan kehilangan akal sehatku.”

Mengutip Kampusbet, unggahan Lai Kuanlin itu mendapatkan lebih dari 30.000 komentar hanya dalam waktu 6 jam. Namun, pernyataan sang idol tentang ‘menjual informasi pribadi’ malah berbuntut panjang. Sasaeng balik menyerangnya.

Lai Kuanlin Mengamuk

Lewat Weibo, seorang sasaeng membagikan jadwal penerbangan dan nomor identitas (KTP) Lai Guanlin. “Kalau aku harus masuk penjara, mari kita melakukan ini bersama,” ujar penggemar sasaen tersebut.

Tak lama, postingan warganet tersebut pun raib dari Weibo. Sementara penggemar, meminta Lai Guanlin untuk mengutamakan keselamatannya dan melakukan tindakan pencegahan demi menghindari aksi nekat sasaeng.

Hingga berita ini diturunkan, masih belum diketahui apakah Lai Kuanlin akan mengambil langkah hukum terkait sasaeng yang membocorkan informasi pribadinya tersebut. Namun kasus seperti ini tak hanya dialami oleh Lai.

Pekan lalu, JYP Entertainment bahkan merilis keterangan resmi yang berisi pernyataan sikap mereka atas penguntit yang mengancam keselamatan Nayeon TWICE. Agensi bentukan Park Jin Young itu bahkan sampai meminta polisi untuk mengawal para member TWICE.   Kampusbet