Rossi

Berita Kampus – Valentino Rossi menghadapi MotoGP 2020 yang krusial. Hasil-hasil di musim depan akan menentukan masa depan Rossi untuk meneruskan kariernya atau tidak.

The Doctor menjalani paruh kedua musim 2019 dengan begitu sulit. Setelah dua kali finis runner-up pada tiga balapan pertama, Rossi tidak sekalipun berhasil naik podium di sisa kompetisi.

Alhasil, Ia cuma mengumpulkan 174 poin untuk finis ketujuh di klasemen akhir MotoGP. Itu adalah pencapaian terburuknya sejak finis serupa di musim pertamanya di Ducati pada 2011.

Ia akan berusia 41 tahun saat kontraknya di Yamaha habis pada akhir tahun depan. Ia pun mengungkapkan bahwa dia harus lebih tangguh untuk menandatangani kontrak baru. Sebaliknya, kalau hasilnya tidak lebih buruk maka Ia memilih tidak menambah kontraknya.

Akankah Rossi Pensiun dari MotoGP?

“Tahun depan akan krusial,” ungkapnya seperti yang dikutip oleh Kampus Bet Agen Judi Bola. “Di akhir 2020 kontrakku habis, jadi sayang sekali aku akan harus memutuskan secepatnya apa yang harus dilakukan apakah mesti lanjut atau tidak.”

“Secara logis, keputusan untuk terus atau tidak akan sangat bergantung pada hasil-hasil. Kami sudah membuat banyak perubahan di dalam tim [termasuk perubahan kepala kru], jadi kita lihat saja apakah kami akan mampu lebih kompetitif dan lebih kencang atau tidak.”

“Untuk memperpanjang kontrak kami harus lebih tangguh daripada musim ini. Kalau kami tidak, mending tidak usah memperpanjang kontrak,” simpul juara dunia sembilan kali itu.  Kampus Bet Agen Judi Bola