Full Wolf Moon

Berita Kampus – Pada 10 Januari 2020 masyarakat dunia akan merasakan fenomena bulan purnama yang disebut dengan Full Wolf Moon atau biasa dikenal dengan Bulan Serigala Penuh. Sesuai dengan namanya, para serigala memang lebih sering terdengar pada bulan ini.

Bahkan menurut tradisi suku di Amerika Serikat, serigala melolong karena kelaparan. Sayangnya tidak ada bukti tentang kepercayaan ini saat Full Wolf Moon. Namun, serigala cenderung lebih sering melolong selama bulan di musim dingin.

Serigala ini umumnya melolong untuk menentukan wilayah, menemukan anggota kelompok, dan berkumpul untuk berburu. Selain itu, budaya penduduk asli Amerika biasanya sangat menghormati (bukan takut) kepada serigala.

Selain serigala, nama-nama tradisional lainnya untuk bulan Januari adalah: Bulan Dingin, Bulan Tua, dan Bulan Roh Besar.

Full Wolf Moon Bisa Membawa Bencana ?

Berdasarkan siaran pers yang diterima Kampus Bet, Pakar Fengshui, Master Ferry Wong mengimbau masyarakat untuk selalu waspada menjelang Bulan Serigala Penuh atau Full Wolf Moon.

Beberapa di antaranya adalah cuaca dingin, masuk angin, hujan, longsor dan emosi yang berlebih. Lebih lanjut Master Ferry menjelaskan bahwa berjemur cahaya rembulan (Bulan Serigala Penuh) dapat menyerap energi YIN (dingin) yang bermanfaat untuk menurunkan energi YANG (panas) dari tubuh manusia. Panas dalam tubuh manusia seperti: Amarah, dendam, dengki, dan lain-lain.

Dengan terserapnya energi rembulan dapat meningkatkan pancaran AURA (sinar/cahaya) tubuh sehingga terlihat lebih menarik, bersih, sehat. Bahkan dapat menambah Qi (energi) diri yang dapat memberikan semangat kerja meraih kekayaan serta keberuntungan,” terang Master Ferry.

Bagi Anda yang ingin mencobanya, caranya cukup dengan berdiri atau duduk di bawah cahaya rembulan selama mungkin atau sesuai kebutuhan. Anda bisa melakukannyan sambil menarik napas dari hidung lalu hembuskan dari mulut secara perlahan. Kampus Bet