Samsung

Berita Kampus – Ponsel lipat Samsung Galaxy Fold yang baru diluncurkan pada Jumat lalu di Indonesia telah disokong fitur eSIM (embedded SIM) dan nano SIM. Samsung bahkan menegaskan tengah berkomunikasi dengan operator telekomunikasi di Tanah Air yang menyediakan perangkat tersebut.

Di Indonesia, tren eSIM baru berkembang dan diadopsi pada akhir tahun ini. Dari sekian pelaku operator seluler, hanya PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) menjadi operator seluler pertama yang memiliki produk eSIM. Hanya saja eSIM Smartfren baru bisa digunakan untuk produk iPhone seperti iPhone XR, XS, XS Max, dan iPhone 11 Series.

Taufiq Furqan, Product Marketing Samsung Indonesia, memberikan isyarat bahwa pihaknya saat ini sedang bernegosiasi dengan operator seluler di Indonesia untuk penggunaan eSIM di Galaxy Fold.

“Saya kira teknologi eSIM sendiri simple ternyata tidak se-simple itu. Ada hal-hal yang perlu disiapkan, saat ini kita pun sudah ngobrol dengan pihak operator,” ujar Taufiq, di Jakarta, saat peluncuran Galaxy Fold, Jumat (13/12/2019) seperti yang dikutip oleh Kampusbet.

Walau tidak memberikan keterangan lebih lanjut perihal operator seluler mana yang akan digandeng oleh Samsung untuk penggunaan eSIM. Muncul nama Smartfren yang disinyalir kuat menjadi kandidat.

Menanggapi hal tersebut, CEO Smartfren, Djoko Tata Ibrahim membenarkan bahwa Samsung Indonesia dan Smartfren sedang bernegosiasi sebelum meresmikan dukungan secara penuh.

 

Baca Juga :

Galaxy S11 Bakal Miliki Fitur Kamera Saingi Huawei P40

 

“Kita sudah coba engine kita diadu dengan sistem mereka, supaya bisa pake eSim, dan juga bisa support e-SIM di produk Samsung di kemudian hari, jadi iya baru bicara kecocokan teknologinya,” kata Djoko saat dikonfirmasi, (13/12/2019).

Beberapa merek smartphone yang mendukung teknologi eSIM antara lain: iPhone XR, XS, XS Max, 11, 11 Pro, dan 11 Pro Max; Google Pixel 2, 3, 3A, dan 4; Samsung Galaxy Fold dan Motorola Razr.

Teknologi eSIM dijalankan dengan tidak memerlukan kartu SIM fisik. eSIM adalah cip yang sudah tertanam di iPhone di mana informasi tersebut bisa ditulis ulang sehingga pengguna bisa mengganti nomor eSIM dari satu operator dengan operator lain.

Selain Smartfren, operator lain juga diketahui berencana memakai inovasi ini, salah satunya Telkomsel, anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).

“Tidak hanya terus menggelar jaringan broadband berkualitas hingga pelosok Tanah Air, kami juga selalu update teknologi terbaru di dunia telekomunikasi, tak terkecuali penerapan teknologi e-SIM,” kata Indra Mardiatna, Vice President Technology Strategy Telkomsel,  Senin(9/12/2019).

Indra juga menambahkan bahwa pihaknya kini sedang fokus me-review teknologi eSIM, sebelum benar-benar akan diluncurkan. Kampusbet