TikTok

Berita Kampus – Tiktok mengklaim telah berhasil memperbaiki celah keamanan yang ada di platfrom miliknya. Sebab, sebelumnya aplikasi milik ByteDance ini berpotensi disusupi peretas yang bisa mengakses layanan video pengguna.

Dengan begitu, peretas bisa memanipulasi dan menghapus konten dari pengguna TikTok. Artinya, video yang seharusnya pribadi, bisa diakses oleh publik. Selain itu, peretas juga bisa menyebarkan informasi pribadi pengguna, seperti alamat surel mereka.

Berdasarkan laporan Check Point, beberapa tahun terakhir ditemukan celah keamanan di aplikasi video ini. Perusahaan keamanan ini menemukan sejumlah kerentanan yang serius dari aplikasi.

Celah Keamanan di TikTok Bocor

Melansir laman Kampus Bet, Kamis (9/1/2020), Check Point menemukan bahwa peretas masuk melalui pesan singkat palsu yang dikirim ke pengguna, dan mengatasnamakan TikTok.

Dalam pesan itu, peretas mengirimkan tautan. Ketika tautan itu diakses, peretas dapat mengendalikan akun pengguna. Setelah mendapat laporan dari Check Point, mereka pun langsung membenah diri. Perusahaan berkomitmen untuk melindungi data penggunanya. Perusahaan kini bisa menggunakan aplikasi ini dengan aman.

Untuk diketahui, perusahaan keamanan, Check Point, menemukan celah keamanan diĀ  sini selama beberapa tahun terakhir. Kampus Bet